Minggu, 21 Juni 2015

Fisioterapi?

Diposting oleh Unknown di 21.51 0 komentar
FISIOTERAPI?

"apa tuh?"
"itu jurusan apaan?" (pulogadung-blok M bukan?)
"kerjanya ngapain?"
"kaya tukang pijit ya?"
"belajarnya apa aja?"
"kerjanya dimana?"

itu adalah beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan ketika seseorang baru pertama kali mendengar kata "FISIOTERAPI" atau pernah denger kata fisioterapi. Pernah doang loh ya....bukan tau...hehehe

Sebenernya fisioterapi itu apasih?
pengertian lengkapnya mah bisalah ya digoogling sendiri. Marilah kita bahas sedikit lebih dalam tentang fisioterapi versi gua....hehehe

Kalau menurut versi ane ya, fisioterapi itu salah satu pelayanan kesehatan yang berhubungan tidak hanya dengan orang sakit, tapi bisa dengan orang sehat. Dalam pelayanannya fisioterapi itu membantu orang dengan keterbatasan gerak dan fungsi, bukan dengan penyakitnya. Loh kok gitu? terus gunanya ke fisioterapi apa dong?

Jadi....untuk masalah penyakit seperti yang udah diketahui, itu adalah wewenang dokter. Nah disini fisioterapi menangani masalah yang terkait dengan gerak dan fungsi tubuh manusia. Masih bingung? nih coba dikasih contoh ya..

Misalnya ada orang yang terkena stroke, itu pengobatannya dihandle oleh dokter...nah biasanya setelah stroke itu ada khasnya kan? misalnya lumpuh dan lumpuhnya ini membuat si penderita stroke ga bisa bergerak, disinilah fisioterapi mulai beraksi...jeng jeng jeng...
Nantinya si pasien akan diajarkan bagaimana cara berjalan, beraktifitas dan lain-lainnya secara normal. Begitu kurang lebihnya kalau menurut gua yang masih cetek di dunia perfisioterapian..




Kalau untuk orang sehat gimana tuh maksudnya? 

Hmm...kalian pasti pernah denger kan body building, program penguatan, atau program latihan untuk atlet?

Nah! itu semua yang merancang programnya fisioterapi, tentunya dengan dosis, porsi, dan jenis latihan yang tepat sehingga tujuan program dapat terlaksana dengan baik. 

Contoh lainnya itu ada program untuk wanita pasca melahirkan. Wanita pasca melahirkan kan biasanya perutnya jadi glember-glember tuh ya? Itu penyebabnya karena otot rectus abdominalnya(otot di bagian perut) mengalami pemisahan sehingga ototnya udah ga seperti semula. Fisioterapi juga bisa membuat suatu program untuk mengencangkan perut si ibu (udah dibuktikan oleh beberapa teman sekelasku lohh waktu dapet tugas hihi)

Fisioterapi juga bisa kerja di perusahaan sebagai ergonomist dan konsultan K3, karena di fisioterapi juga dipelajari loh bagaimana sih cara bekerja yang baik, bagaimana sih duduk yang benar, bagaimana sih kursi yang sesuai, bagaimana sih cara mengangkat barang yang baik dan bagaimana-bagaimana lainnya...

Selama 6 semester belajar fisioterapi, ini beberapa mata kuliahnya :

1. Fisioterapi pediatri
    belajar mengenai pertumbuhan anak secara normal. Dengan kita tau normalnya seperti apa, diluar dari itu pasti termasuk golongan yang tidak normal. Di mata kuliah ini juga belajar bagaimana caranya melatih anak dengan berbagai macam problem, misalnya CP, delay development, dll.


2. Fisioterapi muskuloskeletal
     disini belajar tentang masalah-masalah yang terjadi pada sistem muskuloskeletal manusia. Misalnya masalah pada otot, tulang, tendon, ligament, tulang rawan dan teman-temannya beserta cara penanganannya.


3. Fisioterapi neuromuskular
   nah ini belajar tentang gangguang yang terjadi pada sistem saraf manusia, baik sistem saraf pusat maupun sistem saraf tepi beserta penanganannya.


4. Fisioterapi kardiovaskuler
    mengenai gangguan dan masalah yang terdapat di sistem kardiovaskular (jantung, pembuluh arteri, pembuluh vena, dan teman-temannya) beserta penanganannya.


5. Fisioterapi respirasi
    dari namanya udah familiar banget kan? nah disini membahas tentang masalah yang ada pada sistem respirasi/pernapasan manusia beserta penanganannya.


6. Fisioterapi olahraga
    kalau kalian penggemar olahraga pasti tau dong ini? Yap, ini fisioterapi yang menangani masalah yang terjadi pada atlet, bagaimana cara merancang program latihan atlet, bagaimana cara meningkatkan kemampuan atlet dan semuaaaa yang berhubungan dengan atlet.


7. Fisioterapi ergonomi dan K3
    disini belajar tentang bagaimana cara berkerja yang baik, bagaimana alat yang sesuai, dan bagaimana bagaimana lainnya yang sesuai dengan kenyamanan dan kesehatan manusia.


8. Fisoterapi geriatri
    disini belajar tentang masalah masalah yang timbul ketika seseorang mulai memasuki masa lanjut usia beserta penangannnya.


9. Fisioterapi kesehatan wanita dan kesejahteraan
    ini salah satu matkul favorit kaum hawa nih. Kenapa? dari judulnya ada udah istimewa kan yakannnnn? Disini belajar tentang bagaimana merancang program program untuk orang sehat untuk meningkatkan kemampuan, terus yang tadi masalah pada wanita pasca melahirkan dan sebagainya. 

Mau cerita sedikit nih ya... di matkul ini gua belajar tentang program penguatan otot, program body building, terus juga disini pernah kuliah tentang scrub, masker hahaha. Itu seru banget sumpah. 


Sebenernya mata kuliah yang disebutin di atas itu bukan mata kuliah basic. Kalau basicnya itu misalnya anatomi dan pasangannya yaitu fisiologi, patologi, kinesiologi dan biomekanik, dan masih banyakkkkk lagi...

Untuk lahan kerjanya? 
Bisa di rumah sakit, klinik, klub olahraga, dll.


Oh iya, paradigma yang berkembang di masyarakat itu fisioterapi identik dengan tukang pijit. Hmm, gimana yaaa...
Di fisioterapi kita memang belajar mengenai pijat/massage. (Pernah juga belajar massage wajah loh :p)
Tapiiiii ingat sekali lagi fisioterapi bukan tukang pijat/pijit. Karena fisioterapi adalah salah satu pelayanan kesehatan.


Well, mungkin segitu dulu aja kali ya cerita soal fisioterapinya. Tentang lain-lainnya, mungkin bisa di lain waktu (?). 
Mohon maaf bila ada salah, baik mengenai kata, kalimat, atau informasi yang kurang sesuai mohon dimaklumkan hehe.

CMIIW yaaa (maklum masih amatiran di dunia perfisioterapian)

Regards,
mahasiswi fisioterapi

Rabu, 17 Juni 2015

Question Of The Week

Diposting oleh Unknown di 17.36 0 komentar
"Kutu beras kalau ditaruh di rambut bisa hidup ga?"
(dan sebaliknya)

Jumat, 17 April 2015

Karena 'gak enak'

Diposting oleh Unknown di 22.30 0 komentar
Kamis, 16 April 2015

Hari ini UTS hari ke-4. Di jadwal, setelah ujian teori ‘Fisioterapi berbasis bukti dan ICF’ dan teori ‘Fisioterapi ergonomi dan K3’ masih ada ujian praktek matkul ICF itu. Tapi karena dosennya semua sibuuuuuuk penelitian dan nguji komprehensif. Jadilah GAK JADI ujian. Jadi intinya kuliah sekitar 70 menit karena itu ujian masing-masing berdurasi 30 menit dan 40 menit. Tapi selang waktu ke ujian yg ergonomi itu lamanyoooooo. 
Lama sekali.

Jadilah pulang jam 10.40-an padahal masuk jam 8. Gua balik dong langsung sekitar jam 11.
Perjalanan sih masih sama-sama aja kaya biasa. Nah begitu sampai di UKI, ada 2 bus ke arah PCG. Karena yang satu di depan dan kalauPun gua kejar ga akan keburu, naiklah gua di yang belakangnya.  Arjunanya bilang “PGC dalam ya PGC dalam”
Gua masuk dengan santai. isinya cuma seorang ibu-ibu di bus bagian depan dan 4 orang laki-laki di bagian belakang.

Pas tutup pintu, mas arjunanya jalan ke arah gua sambil nanya “PGC dalam?”
Gua jawab ‘ngangguk’ aja karna pakai masker kan. Mungkin dia mau memastikan kali yak karena gua pakai headset gitu.  Gak lama dia sibuk ngeluarin kertas-kertas gitu yang dengan sekali liat ketauan bgt yang harus diisi sekarang. Saat ini. Now.  Dia terus ngobrol bentar sama drivernya dan jalan lagi ke arah gua.

Hmmm tau nih, pasti mau minjem pulpen. 

Dan bener aja dia minjem pulpen.

“mba boleh minjem pulpen?”
Gua keluarin tuh pulpennya terus gua kasih
“makasih ya mba” dia jalan lagi ke arah pintu. 

Tapi kali ini udah mau nyampe BKN. Dan dia nulis di pintu kan. Terus dia nanya lagi ke gua 

“turun dimana mba? PGC dalam kan?”

Yahhhhhh, paling ga bisa awak kalau ditanya ada kata ‘kan-nya’ gitu. Paling ga bisa jawab engga, apalagi sama orang ga dikenal T_T sedih ya lemah banget. Karena ga enak sama dia, yauda awak jawab saja dengan MENGANGGUK, hehehehehehe.

Selama ke PGC ya, traja merah-kuning-oranye (yang artinya jurusan grogol atau ga priuk,bedanya kalau yang ke Grogol bagus bisnya, kalau yang ke Priuk agak jelek,hehe). Nih kaya gini :
ini ilutrasi aja ya dari GOOGLE, ini bukan koridor 9B atau 10A


Busnya lewat beberapa kali dan kosong. Oke oke it’s okay gapapa hitung-hitung semoga bisa jadi amal.

Tapi yaaaa pas mau masuk PGC masuknya lama pisaaaan, padahal awak mau buru-buru pulang karena udah kegerahan banget. Jakarta bo’ Jakarta gitu di siang hari. Udah sekitar 5 menit barulah masuk ke PGC. Di detik-detik mau masuk PGC ini si mas tadi balikin pulpen aku… sebenarnya bisa aja sih pulpennya tadi diikhlasin aja dan tetap turun di BKN, tapi gua takutnya si mas arjuna tadi malah yang ga enak sama gua. Jadinya gitu deh, hehe .

Lanjutttt, ehh di dalam ternyata penuh bussssssss. Jadilah antri menurunkan penumpang. Itu antrinya ada kali 10 menit. Hahaha. Lama pisan deh pokoknya. Saking takutnya ketemu mas-mas itu lagi pas mau balik ke priuk, gua hafalin nomer lambung itu bus HAHAHAHA. Tengsin dong kalo ketemu dia lagi pas mau balik -__- dan nomernya adalah……. Jeng jeng jeng
.
.
.
.
.
.
TMB-045

Nasib baik pas mau balik ke arah priuk ternyata yang di pintu bukan arjuna tapi srikandi, hehehe. Alhamdulillah lega hati ini tidak bertemu mas arjuna yang tadi.

Beneran Kesasar!!!

Diposting oleh Unknown di 22.19 0 komentar
Ini seniiiiiiiiiin. Monsterday gua inget banget soalnya ini gua ngejar kuliah biostatistik. Ya gua kesiangan lagi

Gara-garanya gua udah sengaja bangun jam 5 karena ada papa di rumah yang artinya bisa dianter ke kampus kan. Ke kampus lewat tol tuh cepet, ya paling lama 30 menit. Udah santai santai mandi. Eh pas gua turun jam 6, papa gua bilang kalau beliau mau ke Cilandak. Upacara. Eng ing engggggg padahal gua masuk jam 8. Mati aja udah matiiiii. Untung mba gua blm berangkat kerja. (selalu masih ada hal positif-nya di setiap kejadian) 

Jadilah gua nebeng lagi sama dia as usual. Gua suruh dia ngebut saking takutnya kesiangan (yaa berharap gapapa kan ya) sampai deh ke traja jam set 7 kurang. Gua optimis keburu udah keburu kok ini mah.

Yang bikin sedih,kesel,nyesek itu ya jadi di depan gua ada ibu-ibu (hampir nenek-nenek kayanya) lagi antri masuk sama suaminya, dia tempel kartunya ga bisa-bisa terus. Padahal itu udah ada bis ke arah PGC itu bu T_T. 

Dia masih sibuk nempel. 
Semua penumpang mulai masuk. 
Gua masih antri. 

Pada akhirnya ibu itu masih ga bisa, gua bilang:
“bu boleh saya duluan ga?” 

Entah beliau ga denger atau gimana, masih aja nempelin itu kartu. 

Dan yg bikin keseeeeeeeel bgt. Itu kartu ternyata masih di bungkus yg awal kita beli itu loh, jadi cuma dipotong dibagian belakang yang buat sensornya itu. Kaya gini bungkusnya:




 sumber :GOOGLE

Atau seperti ini :

sumber : GOOGLE

Padahal kalau mau gampang kebaca kartunya dilepas, kaya gini :


sumber : GOOGLE

Mba penjaga shelter datang untuk membantu. 
Kartunya akhirnya bisa. 
Bis berjalan. 
Suami ibu itu masuk. 
Ibu itu bergeser untuk mempersilahkan gua masuk duluan.
Gua masuk. 
Tapi semua sudah ter-lam-bat.

Dan sampai di UKI jam 7 lewat 15. Menurut estimasti gua kalau bisnya datang 5 menit lagi gua pas kok sampai di kampus (padahal dalam hati tau kalau bis selanjutnya sekitar jam 7.30). 
Gua nunggu semenit…
2 menit…
3 menit…
4 menit…
5 menit...
10 menit…
15 menit…
20 menit…. 
Bisnya ga datang juga. Sampai akhirnya gua putuskan naik angkot aja deh. Loh kenapa ga dari tadi? Masalahnya gua gatau arahnya kemanaaa. Pernah sekali nanya Desti soal angkot ke arah kampus. Gua inget dia bilang warna angkotnya merah sama ada angka 1 gitu yang ke arah Pondok Gede, udah di bagian itu aja gua inget. Yauda pas ada angkot merah T15A dan gua baca ada tulisan ‘Garuda Taman Mini’ cus langsung naik aja udah sist. 
Tancappppp

Nah stupidnya gua bukannya turun di Garuda malah berpegangan teguh ‘turun di pondok inget ya pondok’. Angkot jalan terus walaupun gua bingung kok ke arah pondok lewat sini ya……
Sampai di daerah Bambu Apus, gua liat ada AL 28 via TOL (ini angkot ke arah kampus gua juga,malah lebih cepet dari angkot yang biasa gua naikin,yaitu KR) tapi stupidnya gua masih beregangan sama prinsip ‘Pondok’ tadi. Yauda ga turun lagi.

Jalan angkotnya mulai makin aneh nih, gua bbm nih temen gua. Ga dibales. Jalan makin aneh masuk-masuk gitu deh udah ribet sampai lewat MABES TNI di Cipayung gua msih berpegangan teguh sama ‘Pondok’ . Gua akhirnya curiga kan, gua buka hp, dia bales bbmnya suruh gua turun di Bambu Kuning. Tapi gua masih ga ngeh coba kalo itu tuh udah lewat, gua taunya yang udah kelewat tuh Bambu Apus bukan Bambu Kuning
Akhirnya setelah makin jauh gua sadar gua kesasar. HAHAHAHA. 

Dengan tetap stay cool seperti biasa gua turun sebagai penumpang terakhir. Bayangin aja gua kesasar hampir ke ARUNDINA (ya gatau juga sih itu dimana tapi katanya itu jauh banget banget dari kampus, gini nih kalau gatau jalan haha).  Gua naik lagi angkot tadi.
Rencananya gua mau naik AL TOL kan soalnya udah jam 8 tapi dosen blm ada. Jadi menurut estimasi keburu ini biar pun telat 10-15 menit. Tapi sedihnya jalannya kan satu arah gitu dan jalannya dipisahkan sama jalan TOL. Gatau harus lewat mana kalau mau ke arah sebrang. Jadinya gua berenti di garuda lagi naik KR. Naik nih KR kan. Tapi semua udah terLambat. 

Dosen udah masuk…

Tapi Allah masih punya keajaiban buat gua (inget kan tadi di awal : masih ada hal positif dibalik setiap kejadian haha), dia masuk cuma sebentar. Kasih materi trus keluar lagi. 

Tapiiiii… masih ada tapinya nihhhh dia nanti masuk lagi buat kuis. Astagfirullah….cobaan hidup… gua di angkot minta kirimin materi aja sambil belajar.

Dan finally tiba di kampus jam 9.30. pas masuk semua anak kelas lagi belajar buat kuis. Duh… bener-bener deh….
.
.
.
.
Masih ada lanjutannya nih tentang kuisnya..
.
.
.
.
Kuisnya akhirnya gak jadi.

Sebuah Misteri

Diposting oleh Unknown di 22.02 0 komentar
Sekarang mau cerita, cerita ini sebuah cerita yang biasa banget. 
Tapi mau aja ditulis disini. 

Waktu itu hari Jum’at.  Berangkat udah kesiangan, tapi atribut berangkat kuliah masih gua bawa dan gua pakai (baca: jaket dan masker).

Singkatnya, gua udah kesiangan Jum’at itu. Setibanya di UKI, gua langsung turun dan liat kalo di belakang traja yang gua naikin sekarang itu ada traja warna merah-kuning-oranye

Reflex dong gua lari, takutnya itu ke pinang ranti yakan. Dan pas gua sampai di depan pintunya, pintunya udah ditutup. Rapat. Tapi trajanya belum jalan karna kan masih antri sama traja yg tadi gua naikin. Reflex lagi gua nanya

“Pinang Ranti?”

Dan mas arjunanya di dalem bus geleng-geleng kepala. Yauda deh terpaksa gua nunggu lagi. Eh pas gua tengok ke atas, ternyata gua salah nunggu, ya iyalah ga ke pinang ranti orang gua nunggunya ke Kampung Rambutan. Jeng jeng. Failed 1 kali. 

Langsung geser aja ke pintu di sebelahnya yang ke pinang ranti. Gak lama bisnya datang. Alhamdulillah deh masih keburu ke kampus biarpun mepet banget. Dan ini nih yang failed part 2

Apa coba tebak? Ada yang ngeh gak?


Tadi pas gua nanya ke mas arjunanya kan gua masih pakai masker ya dan pintunya udah ketutup kan? Terus mas-masnya geleng-geleng kenapa dong?

Cer-Sel (Cerita Selingan)

Diposting oleh Unknown di 21.58 0 komentar
Ini sih cuma cerita selingan aja yaa, sedikit banget bangetan
Jadi pas gua balik dari kampus dan menggunakan jasa traja seperti biasa, gua berdiri karena tak mendapat kursi. Soalnya itu jam pas banget orang pulang kerja.

Kemudian bis berjalan dan tibalah di halte ITC Cempaka Mas. You you sekalian pasti tau dong itu halte transit? Hehe. Yang artinya biasanya yang naik dari situ lumayan. Lumayan rameeeeee.

Kebetulan saat itu, yang turun di sana hanya beberapa orang. Gak banyak. Sedangkan antriannya udah rame bgt. Ya namanya orang pulang kerja pasti kan capek ya mau cepat-cepat sampai di rumah, alhasil dorong-doronganlah itu yang di bagian bis belakang. Entah bagaimana ceritanya, saking padatnya dibelakang, akhirnya kaya ada cek-cok gitu kan. Suasana yang udah panas makin panas deh tuh.

Dan Allah memang adil, di antara orang-orang itu, masih ada yang waras. Alhamdulillah. Dia yang akhirnya mencairkan suasana yang sempat panas tadi (loh katanya panas? Kok malah mau dicairkan?).  

Pokoknya gatau siapa orangnya, dia tiba-tiba bilang bilang 

“Ya, kodamar kodamar persiapan kodamar” dengan suara ala kernet metromini dikombinasi arjuna traja. 

Otomatis satu bis ngeliatin ke arah dia tapi sambil senyum senyum semua. Sumpah intonasinya lucu banget. Hahaha Dan keributan yang tadi akhirnya berhenti deh.


Nah, setelah itu di jalan gua mikirin yang tadi. Ini dia nih salah satu yang bisa bikin ‘kangen’ sama Indonesia. Iya, siapa lagi kalau bukan orang-orangnya yang masih ramah dan pada dasarnya suka bgt sama yang namanya ‘bercanda’. Buktinya apa? Lihat aja acara semacam ‘YKS’ ‘Facebookers’ ‘Ini Talk Show’ dan apa tuh satu lagi yang dulu di trans7 yang ada Sule-Andy-Parto-Nunung-Ajis Gagap itu pun laku keras kan? (mungkin juga ada faktor males nonton sinetron sih ya hehe).


sumber : paman GOOGLE


Intinya masyarakat Indonesia itu menurut gua sangat sangat sangat unik. Dan biarpun kadang gua suka ngeluh udaranya panaslah, macetlah, banjirlah, dsb-nya-lah, tapi kalau teringat lagi sama masyarakat Indonesia, jadi yaaa bersyukur tinggal di Negara ini. Alhamdulillah :)

sumber: GOOGLE juga


Salah Naik a.k.a. Semi Kesasar

Diposting oleh Unknown di 21.45 0 komentar
Sepandai-pandainya tupai melompat, pasti akan jatuh juga

Kira-kira pepatah itu cukup pas buat menggambarkan keadaan gua sore itu.

Suatu hari (antara hari senin-kamis lagi, soalnya udah lupa lagi. Tapi masih di semester 5 kok hehehehehehehe) gua lagi banyak pikiran sebanyak banyaknya --> hiperbola aja ini mah. Ada suatu hal yang bikin kepikiraaaaaan terus dari bangun tidur sampai pulang kuliah. 

Jadi waktu itu, pulangnya udah lumayan sore, dan gua tiba di halte UKI sekitar menjelang maghrib gitu.
Dikarenakan jikalau naik dari UKI susah dapat kursi (probabilitas <0,000001%, hanya keberuntungan saja jika hal itu terjadi) maka gua selalu naik dari BKN
Nah untuk ke BKN, gua harus naik lagi ke arah PGC/kp.rambutan karena kan kalau koridor 9 (pinang ranti-pluit) gak lewat BKN kan. Jadi sesampainya di UKI, gua nunggu busway lagi yang deket pintu keluar shelter UKI. Karena disitu tempat menurunkan penumpang transjakarta yang ke arah PGC/Kp.Rambutan. Lumayan juga banyak yang nunggu di tempat gua nunggu.

Yaaaa namanya orang lagi banyak pikiran dan pikiran kosong (katanya banyak pikiran, tapi pikirannya kosong -_-) dan mau cepat sampai rumah, begitu ada transjakarta (selanjutnya disingkat : traja ) abu-abu dan arjunanya bilang “rambutan rambutan”  pas gua liat semua orang lari ngejar itu traja, gua ikutan. Nih penampakannya :

sumber: boleh ambil di GOOGLE


Padahal itu traja yg ke arah rambutan LEWAT TOL. Coba bayangin LEWAT TOL pemirsaaaaaah.
Masih gak bisa bayangin ya? Oke oke mari kita bahas sedikit.

Jadi Trans Jakarta ke arah rambutan itu ada 2: lewat TOL dan non-TOL.  Kalau non-TOL itu ya manual aja, abis dari UKI ke BKN, PGC luar (PGC 1), Kramat Jati, dst. Tapi kalau lewat TOL, dari UKI ya langsung masuk TOL dan shelter selanjutnya itu langsung RS. Harapan Bunda. Which is gak lewat BKN bro dan sist T_T. Hah sekarang udah kebayang dong?

Traja itu tadinya kosong bro dan sist, cuma ada beberapa penumpang aja. Begitu ‘segerombolan’ orang yang bersama gua tadi nunggu itu masuk,langsung penuh kursinya dan gua penumpang terakhir yang masuk. Dan you have to know guys kalo arjunanya masih bilang “rambutan lewat tol ya” ketika gua masuk itu traja.

Akhirnya gua berdiri deh di deket mas mas arjunanya, deket pintu sebelah kanan. Padahal seharusnya kalau dalam keadaan normal gua biasanya langsung pindah ke pintu sebelah kiri, mau senderan tentu aja,hehehe.

Oh iya, kalau yang suka naik traja pasti tau kenapa gua berdiri disitu. Soalnya, itu spot selanjutnya yang diincer kalau kita ga kebagian tempat duduk selain tempat disable yang pakai wheels chair. Ya alasannya sih satu : bisa senderan jadi ga usah pegangan deh ke atas gitu hehe. Kan mayan yakan daripada pegel.

Pas berdiri pun gua masih ga ngeh itu kalau lewat TOL. 

Nah ketika si driver mulai membelokkan si abu-abu, mulai paniklah gua (tapi panik di otak doang, iya kali keliatan panik gitu kan malu, lagian lagi galau jadi agak males mau panik juga) tapi untung masih bisa stay cool tuh. 
Tapi ya dalam hati mah “duh stupid bgt sih gua udah tiap hari naik busway aja masih salah naik coba” tapi tetep cool. Tapi tetap mengumpat dalam hati. Tapi tetap cool. Tapi tetap mengumpat dalam hati. 

Dan pas masuk tol, ada mas mas yg berbaik hati memberikan kursi  yang dia duduki untuk gua. Akhirnya gua duduk, dia berdiri. Berdiri di tempat disable. Pas masuk tol bukannya lancar, tapi macet. Macet se-macet macetnya macet. Biasanya padahal ga separah itu (ini sotoy buat mendramatisir aja). Makin merasa bersalahlah gua sama mas-mas yg baik hati tadi. Coba gua gak salah masuk traja, dia pasti duduk tuh gausa berdiri kaya gitu.

Huhuhu mas maafkan aku maasssssssss.

Jalan TOL macet dan gua makin gelisah. Mana udah maghrib lewat tapi masih di TOL aja. Akhirnya keluar dari TOL sekitar 45 menit kemudian. Dan begitu tiba di RS Harapan Bunda gua langsung turun kan. Pas mau turun itu sebenernya gua ngerasa di liatin sama orang-orang (ini mah baper maklum aja udah namanya lagi galau). Udah gitu kan gua abis keluar pintu traja ga langsung ke arah exit tapi kan nunggu lagi di arah sebaliknya, soalnya mau balik lagi ke arah BKN. Dan yang bikin gua makin baper, itu traja kena macet sedikit jadi gak jalan-jalan deh masih di RS Harapan Bunda. 
Dan pikiran gua berkata:

“itu orang orang pada ngebatin kali ya ini anak ga jelas bgt arah tujuannya masa mau balik lagi ke arah tadi”.

Bodo ah, pasang tampang stay cool aja teteuppp. Akhirnya setelah kisaran 5 menit itu traja jalan deh. HAHAHA. Dan selang 10/15 menit traja ke arah Kp. Melayu lewat. Naiklah gua. Fiuhhhhhh akhirnyaaaaaaa.

Perjalanan normal UKI-BKN paling lama 5 menit,tapi karena gua muter-muter dulu jadilah 1,5 jam di jalan terbuang sia-sia….


"Sepandai-pandainya tupai melompat, pasti akan jatuh juga"
"Sesering-seringnya kamu naik transjakarta, pasti akan kesasar juga"
 

Time has turns,the year has weeks Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | web hosting